Rabu, 17 Agustus 2016

aku yang masih merindu

Mungkin kau sudah melupakannku dan memilih berkenalan dengan wanita lain untuk mengisi hatimu. Yah 2 bulan lebih kita memang sudah berpisah dan itu hal yang wajar jika kau ingin berkenalan dengan wanita lain. Aku tak tahu apakah kau sudah memiliki hubungan atau mungkin masih sekedar dekat. Itu bukan masalah bagiku.

Bukannya aku meningat masa lalu kita yang indah dan sekarang perih terasa. Bukannya aku tak mau move on darimu tapi cinta ini begitu dalam sehingga aku harus mengangkatnya ke dasar. Tiap pagi dan malam masih bayangannmu yang terbayang dan harapanku kelak sampai tua bersamamu. Aku tak tahu mengapa bayanganmu masih terbayang. Ingin rasanya ku hapus dan mengganti dengan orang lain tapi aku tipe wanita yang sukar untuk jatuh cinta dan susah melupakan jika sudah cinta.
Sedangkan engkau, kau bilang tipe setia tapi apakah dua bulan waktu yang mudah melupakan aku.

Memang bagus cepat melupakan tapi apakah kau yakin kau memang jatuh cinta dengan wanita itu atau kau hanya mengisi kekosongan di hati belaka. Cukup aku yang rasakan sakitnya patah hati. Jika kau jadi akupun kau mungkin tak sanggup.

Sejak kita tak bersama, kesendirianlah sahabat sejatiku. Dengan harapan kau akan kembali dan meminta kita bersama kembali. Tapi aku salah aku terlalu berharap dengan itu. Ketahuilah satu hal kasih. Aku mencintaimu dari hati dan tentu aku akan melepasmu dari hati.

Apakah alasan yang kongkrit tentang ketidaknyamanan menjadi sebuah alasan tentang berakhir cerita kita. Apakah kau tak ingin memperbaikinya. Kenapa aku cinta kau dari hati. Yah aku sudah menemukan lelaki yang aku mau darimu. Segala kekuranganmu sudah aku terima apalagi kelebihanmu. Darimana muncul ketidaknyamanan itu.

Aku rasa wanita itu rata-rata egois dan keras kepala. Tidak kah kau lihat dirimu dulu? Tidakkah kau intropeksi dirimu dulu?.

Aku tak mau membahas masa lalu denganmu semua kisah indah sudah menjadi pahit rasanya. Memang aku tak mati kau tinggalkan tapi ada yang berbeda rasanya. Walaupun ramai tapi hampa. Ketika aku pergi kesuatu tempat aku ingat kamu. Bayanganmu selalu menyelimutiku.

Aku tak tahu salahku apa padamu. Padahal dulu betapa cintanya dirimu kepadaku. Dan betapa takutnya kamu akan kehilanganku. Memang cinta itu tak boleh berlebihan karna Tuhan yang maha pembolak balik hati. Sapa tau kita mencinta hari ini dan tak tahu kedepan seperti apa.

Mungkin sekarang aku menata hatiku dulu. Membersihkan puing-puingmu. Walaupun masih meninggalkan bekas. Bukan tak ingin lelaki mendekatiku tapi aku takut jika lelaki itu hanya menjadi pelampiasan nantinya. Biarlah aku belajar ikhlas walaupun engkau sudah memposting wanita di akun sosialmu yang dulunya itu adalah fotoku. Tak apa mungkin Tuhan ingin aku belakar sabar
180816

Tidak ada komentar: